Jumat, 13 Maret 2015

LAPORAN KIMIA "HIDROLISIS GARAM"



LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA
SEMESTER GENAP
TAHUN PELAJARAN 2014/2015
HIDROLISIS GARAM
10371381_311255542413057_7732483453771681680_n.jpg
Disusun oleh :
XI MIA 4
KELOMPOK II
1.     Teguh Priono
2.     Ainul Yaqin
3.     Nurul Aynul
4.     Rifkah Muhlis
5.     Mildawati
6.     Megawati Sulistin
SMA NEGERI 1 SINJAI UTARA
SINJAI
2015
LEMBAR PENGESAHAN
LAPORAN PRAKTIKUM
KIMIA

HIDROLISIS GARAM

Diajukan sebagai salah satu tugas kimia Semester IV tahun ajaran 2014/2015

 

Oleh :

KELAS XI MIA 4

Kelompok 2

Anggota

1.  Teguh Priono                                                            (9980454362)
2.   Ainul Yaqin                                                               (9988456040)
3.   Nurul Aynul                                                               (9980458407)
4.   Rifkah Muhlis                                                          (9980456196)
5.   Mildawati                                                                  (9990415056)
6.   Megawati Sulistin                                                    (                     )


Mengetahui,
Guru pembimbing


Yamin Sultan


Kegiatan 6.1 “Hidrolisis Garam”

Ø  Topik                          : Menentukan kadar cuka
Ø  Tempat dan Tanggal             :
Tempat                       : SMAN 1 SINJAI
Tanggal                       :
Ø  Landasan Teori
Hidrolisis Garam adalah proses larutnya sebagian atau seluruh garam yang bereaksi dengan air. Garam sendiri adalah hasil pencampuran larutan asam dan larutan basa. Namun demikian, garam dapat bersifat asam, basa, dan netral. Sifat garam tersebut tergantung pada jenis komponen atau kekuatan asam dan basa yang menyusunnya. Garam yang tersusun dari asam kuat dan basa kuat tidak terhidrolisis sehingga bersifat netral PH = 7. Garam yang tersusun dari asam kuat dan basa lemah akan terhidrolisis sebagian sehingga bersifat asam PH < 7. Garam yang tersusun dari asam lemah dan basa kuat juga akan terhidrolisis sebagian yang membuat sifat garam tersebut basa PH > 7. Garam yang terbentuk dari asam lemah dan basa lemah akan terhidrolisis sempurna sehingga sifat garam tersebut netral PH = 7.
Ø  Tujuan                       : Untuk mengetahui sifat asam dan basa pada larutan dan indicator lain.
Ø  Alat dan bahan          :
Alat
Bahan
l  Pipet tetes
l  Pelat tetes
l  Larutan NaCL 1 M
l  Larutan NH4Cl 1 M
l  Larutan (NH4)2SO4
l  Larutan Al2(SO4)3 jenuh


Ø  Cara kerja :
a.       Siapkan pelat tetes dan letakkan potongan kertas lakmus merah dan biru pada setiap lekukan
b.      Tetesi kertas lakmus pada lekukan 1 dengan larutan NaCl, lekukan ke 2 dengan NH4Cl dan seterusnya sampai semuanya larutan teruji dengan kertas lakmus
c.       Amati perubahan warna kertas lakmus
d.      Isilah tabel pengamatan berikut

Larutan Garam
Basa Pembentuk
Asam Pembentuk

Rumus kimia
Kuat/Lemah
Rumus kimia
Kuat/Lemah
NaCl
NaOH
Kuat
HCl
Kuat

NH4Cl
NH4OH
Lemah
HCl
Kuat

Na2CO3
NaOH
Kuat
H2CO3
Lemah

CH3COONa
NaOH
Kuat
CH3COOH
Lemah

Na3PO4
NaOH
Kuat
H3PO4
Lemah

(NH4)2SO4
NH4OH
Lemah
H2SO4
Lemah

Al2(SO4)3
Al2(OH )
Lemah
H2SO4
Lemah

NaSO4
NaOH
Kuat
H2SO4
Lemah

Ø Bahan Diskusi
a.       Berdasarkan percobaan diatas, kesimpulan apakah yang dapat anda ambil tentang sifat larutan garam di dalam air ?
Jawab : berdasarkan percobaan, apabila senyawanya tidak bisa tentukan asam atau basa, itu dapat diuji menggunakan cara sifat asam dan basa lalu diurai lalu ditentukan yang mana kuat. Itulah sifat larutan tersebut, apabila sama sifatnya maka larutan tersebut bersifat netral.
b.      Adakah hubungan antara asam dan basa pembentuk garam dengan sifat larutan garam di dalam air ? jelaskan.
Jawab : berdasarkan materi, ada karena ada 3 pembentukan yang dapat membentuk garam yaitu : (1) asam lemah dan basa kuat; (2) asam kuat dan basa lemah; (3) asam lemah dan basa lemah.
Ø Kesimpulan
·           Garam dalam air akan terurai membentuk kation dan anion seperti dari asam basa semulanya.
·           Asam merupakan basa yang lemah akan terhidrolisis.
·           Jika terjadi hidrolisis sempurna, sifat tergantung pada harga Kb atau Ka.
·           pH kurang dari 7 mempunyai sifat asam.
·           pH lebih dari 7 mempunyai sifat basa.
·           Garam yang terbentuk dari asam kuat dan basa lemah mengalami hidrolisis sebagian (parsial).
·           Garam yang terbentuk dari asam lemah dan basa kuat mengalami hidrolisis sebagian (parsial).
·           Garam yang terbentuk dari asam lemah dan basa lemah akan mengalami hidrolisis sempurna (total).
·           Garam yang terbentuk dari asam kuat dan basa kuat tidak terhidrolisis.
·           Garam bersifat basa karena dalam reaksi menghasilkan ion OH-.
·           Garam bersifat asam karena dalam reaksi menghasilkan ion H+.

0 komentar:

Posting Komentar